DJI, produsen drone asal Tiongkok, resmi memperkenalkan DJI Neo 2, penerus dari model Neo generasi pertama yang sempat populer tahun lalu. Versi terbarunya hadir dengan peningkatan besar di hampir semua sisi, terutama pada sistem navigasi dan keamanan penerbangan yang kini dilengkapi teknologi LiDAR.

Untuk saat ini, DJI Neo 2 baru tersedia di pasar Tiongkok. Spesifikasi lengkapnya bisa dilihat melalui situs resmi DJI dengan pengaturan wilayah Hong Kong atau China. Meski begitu, banyak penggemar drone di seluruh dunia berharap produk ini segera diluncurkan secara global. Pasalnya, generasi pertamanya sempat disebut sebagai drone terbaik di kelas harga 200 dolar AS atau sekitar Rp3 jutaan.

Peningkatan Utama pada DJI Neo 2

Pembaruan paling menonjol dari Neo 2 adalah kehadiran sensor LiDAR yang dipadukan dengan sensor inframerah di bagian bawah. Kombinasi dua teknologi ini membuat drone mampu mendeteksi dan menghindari rintangan dengan presisi tinggi. Karena itu, Neo 2 jauh lebih aman digunakan saat mengikuti pergerakan pengguna secara otomatis.

Selain itu, DJI tetap mempertahankan pelindung baling-baling terintegrasi, yang memberi keamanan tambahan baik untuk penggunaan di dalam ruangan maupun di luar.

Fitur Kontrol Gestur dan Kompatibilitas

Salah satu fitur baru yang menarik adalah gesture control. Melalui fitur ini, pengguna bisa mengatur posisi atau jarak drone hanya dengan gerakan tangan. Hasilnya, pengguna dapat merekam video selfie dinamis tanpa perlu memegang remote.

Meskipun begitu, DJI Neo 2 tetap mendukung motion controller dan DJI RC-N3 remote controller, bagi pengguna yang lebih suka kontrol manual. Fleksibilitas ini memberi kebebasan penuh dalam pengoperasian, baik untuk pemula maupun profesional.

Performa dan Daya Tahan Lebih Baik

Dari sisi performa, DJI Neo 2 mengalami peningkatan kecepatan hingga 27 mil per jam (sekitar 43 km/jam). Angka ini jauh lebih cepat dibandingkan model sebelumnya. Selain itu, Neo 2 mampu melayang stabil dalam kondisi angin hingga 24 mil per jam (sekitar 38 km/jam), sehingga lebih tangguh di berbagai cuaca.

Untuk daya tahan, Neo 2 dibekali baterai 1.606 mAh yang sanggup bertahan hingga 19 menit dalam sekali penerbangan. Sebagai perbandingan, generasi sebelumnya hanya bertahan 14–17 menit.

Kamera dan Kapasitas Penyimpanan

Meski masih menggunakan sensor 1/2 inci, kamera DJI Neo 2 kini didukung dual-axis gimbal yang memberikan stabilitas lebih baik dan sudut pandang lebih luas. Drone ini mampu merekam video hingga 4K 60FPS, dan bahkan bisa mencapai 100FPS jika dikendalikan secara manual. Fitur ini tentu memberi fleksibilitas besar bagi para kreator konten.

DJI juga menambah kapasitas penyimpanan internal dari 22GB menjadi 49GB. Meskipun banyak peningkatan, bobot Neo 2 hanya naik sedikit menjadi 151 gram, dari sebelumnya 135 gram. Tambahan berat tersebut tergolong kecil jika dibandingkan peningkatan performa dan daya tahannya.

Harga dan Ketersediaan

Saat ini, DJI Neo 2 dijual di China dengan harga sekitar 1.499 Yuan atau setara 211 dolar AS. DJI belum mengumumkan jadwal peluncuran globalnya. Namun, jika mengikuti strategi perilisan sebelumnya, Neo 2 kemungkinan akan hadir di pasar internasional dalam beberapa bulan mendatang.

Dengan teknologi LiDAR, kontrol gestur, dan performa lebih cepat, DJI Neo 2 membawa peningkatan besar dibanding pendahulunya. Drone ini dirancang untuk memberikan pengalaman terbang yang aman, stabil, dan intuitif. Jika akhirnya dirilis global, Neo 2 bisa menjadi salah satu drone terbaik di kelas menengah pada tahun ini.