Menghitung volume dinding satu per satu membutuhkan ketelitian. Ketika ukuran bangunan berubah, perhitungannya juga perlu diperbarui. Quantity takeoff Revit membantu pengguna membaca kuantitas dari elemen yang sudah dimodelkan, sehingga perubahan desain lebih mudah ditelusuri.

Untuk mahasiswa sipil, drafter, dan estimator pemula, langkah awalnya adalah memahami hubungan antara bentuk bangunan, data elemen, dan tabel hasil perhitungan. Model yang rapi menjadi dasar kuantitas yang dapat diperiksa.

Apa Itu Quantity Takeoff ?

Quantity takeoff adalah proses mengambil jumlah, panjang, luas, atau volume pekerjaan dan material sebagai dasar penyusunan kebutuhan proyek. Dalam BIM, informasi tersebut dapat berasal dari model digital bangunan.

Misalnya, elemen dinding memiliki tipe, panjang, tinggi, ketebalan, serta susunan material. Data ini dapat ditampilkan dalam tabel. Namun, volume dari model belum otomatis menjadi Rencana Anggaran Biaya atau RAB. Harga satuan, metode pekerjaan, dan kebutuhan lapangan masih harus diperhitungkan.

Mengenal Schedule dan Material Takeoff

Revit menyediakan dua pendekatan yang perlu dibedakan:

  • Schedule/Quantities: menampilkan parameter elemen, seperti tipe dinding, jumlah, luas, atau volume yang tersedia pada kategorinya.
  • Material Takeoff: menampilkan material penyusun elemen beserta kuantitasnya, misalnya volume material tertentu pada dinding berlapis.

Menurut dokumentasi Autodesk, material takeoff membaca material atau bagian penyusun elemen. Pilih tabel sesuai informasi yang ingin dihitung, bukan sekadar tampilannya.

Contoh Alur Menghitung Volume Dinding

Gunakan bangunan latihan sederhana dan tentukan terlebih dahulu apakah yang dibutuhkan adalah volume elemen dinding atau material penyusunnya.

  1. Siapkan model: periksa tipe dinding, batas atas dan bawah, tinggi, serta bukaan pintu dan jendela.
  2. Buat tabel: melalui tab View, pilih Schedules, lalu Schedule/Quantities atau Material Takeoff dengan kategori Walls.
  3. Pilih kolom: gunakan informasi tipe dan volume untuk elemen, atau Material: Name serta Material: Volume untuk material yang relevan.
  4. Atur penyajian: kelompokkan data berdasarkan tipe atau material, periksa satuan, lalu aktifkan perhitungan total pada kolom yang sesuai.
  5. Periksa hasil: cocokkan beberapa elemen dengan gambar dan hitungan pembanding sebelum menggunakan totalnya.

Untuk latihan pembanding, dinding berbentuk balok berukuran 4 × 3 × 0,15 meter memiliki volume geometris 1,8 m³ sebelum memperhitungkan bukaan dan pertemuan elemen. Hasil model dapat berbeda karena kondisi tersebut.

Kesalahan yang Perlu Diperiksa

  • Elemen dinding terduplikasi atau saling bertumpuk.
  • Ketebalan dan material belum sesuai spesifikasi.
  • Bukaan, sambungan, dan batas tinggi belum dimodelkan dengan benar.
  • Filter tabel mengeluarkan elemen yang seharusnya dihitung.
  • Satuan dan pengelompokan membuat angka sulit ditafsirkan.

Autodesk juga mencatat kemungkinan selisih kecil pada perhitungan material tertentu. Karena itu, hasil tabel tetap memerlukan pemeriksaan.

Belajar Lebih Lanjut Bersama Wahana Training

Quantity takeoff Revit membantu menghubungkan model dengan data kuantitas. Manfaatnya paling terasa ketika pengguna memahami elemen yang dihitung, memilih jenis tabel yang tepat, dan memeriksa hasil sebelum menyusun estimasi biaya.

Ingin memahami model sekaligus informasi bangunannya? Ikuti kursus Autodesk Revit Arsitektur atau Revit Struktur di Wahana Training sesuai bidang Anda. Konsultasikan kebutuhan belajar agar latihan pemodelan dan pembacaan data proyek dapat diarahkan pada pekerjaan yang ingin dikuasai.

Informasi & Pendaftaran Wahana Training Semarang

Alamat: Jl. MT Haryono No. 637, Semarang
Website: wahanatraining.id
WhatsApp: 0882 2788 0577